Thursday, December 10, 2009
Alamat Waralaba Indonesia dan Nilai Investasi- Bagian Keempat
Kebab Alibaba Franchise
Alamat : Jl. Adipati Unus Perum Alam Permai Blok A5 no.14 Cimone Tangerang.
Telp.: (021) 70284102(Satrio)
Fax.: (021) 5912048
Investasi Franchise: Rp.25 Juta.
Kebab Kings Franchise
Alamat: Pondok Maritim Indah Blok QQ no.15 Kebraon Surabaya.
Telp.: (031) 7660734 (Booby)
Fax.: (031) 7660734
Investasi Franchise: Rp.45 Juta – Rp.75 Juta.
Kebab Madina Franchise
Alamat: Prum Pesona Salsabila Blok F1 Jl. Wates KM.9 Perengdawe Balecatur Gamping Sleman Jogyakarta.
Telp.: (0274) 6648661 (Achmad)
Fax.: (0274) 6648661
Investasi Franchise: Simple Rp.10 Juta, Ekslusif Rp.20 Juta, Lux Rp.25 Juta.
Kebab Pizza Franchise
Alamat: Puspogiwang 5 n0. 4 6/2 kel. Grisikdrono Semarang Barat.
Telp.: (0247) 623317 (Triyono)
Fax.: (0247) 623317
Investasi Franchise: Rp.7,5 Juta
Krispie Singapore Chrispy Carry Puff Franchise
Alamat: Jl. Ratu Kemuning Blok AS/37C Green Ville Jakarta Barat.
Telp.: (021) 56958420, 56958423 (Samsuri)
Fax.: (021) 5601623
Investasi Franchise: Rp.40 Juta – Rp.75 Juta.
Labanese Kebab Franchise
Alamat: Jl. Otista Raya GG Pedati Jakarta Timur.
Telp.: (021) 91640222 (Haykal)
Fax.: (021) 84871542
Investasi Franchise: Standart Rp.17 Juta dan Ekslusif Rp.30 Juta.
Lukcy Crepes Franchise
Alamat: Serdang Asri 3 Blok R 15/30 Citra Raya Tangerang.
Telp.: (021) 70506226 (Teti)
Fax.: (021) 59492047
Investasi Franchise: Rp.7 Juta – Rp.20 Juta.
Mama’s Nasgor Franchise
Alamat: Jl. Slamet Riyadi no.110 Solo Jawa Tengah
Telp.: (0271) 9181688, 669977 (Dicky)
Fax.: (0271) 737880, 669877
Investasi Franchise: Rp.75 Juta.
IKKI Sushi Franchise
Alamat: Taman Bougenville Estate Jl. Bouhinia F 1/3 Cama- Kalimalang
Telp.: (021) 8645865, 91269307 (Abri mada)
Fax.: (021) 6845865
Investasi Franchise: Rp.69 Juta.
Tofuku Franchise
Alamat : Bulak Banteng Wetan 14/19 Surabaya 60128
Telp.: (031) 372 4605
Fax.: (031) 372 4605
Investasi Franchise: Paket Indoor Rp.5 Juta, Paket Outdoor Rp.6,5 Juta, Mobile Rp.8 Juta.
Martabak Asia Franchise
Alamat : Komplek Margahayu Raya (Metro) Jl. Merkuri no. 17 Bandung.
Telp.: (022) 756 1868 (Teddy)
Fax.: (022) 7530894
Investasi Franchise: Rp.120 Juta.
Martabak Sarang Franchise
Alamat : Taman Bougenville Estate Bouhinia Blok F1/3 Cama- Kalimalang Jakarta Timur.
Telp.: (021) 7264415 (Guswar)
Fax.: (021) 7201766
Investasi Franchise: Rp.50 Juta.
Martabak VOC Franchise
Alamat : Jl. Abdul Majid no.24 Jakarta Barat
Telp.: (021) 7264415 (Guswar)
Fax.: (021) 7201766
Investasi Franchise: Rp.50 Juta.
Mie Hezo Franchise
Alamat : Jl.Raya Barat no.607 Cimahi Barat Bandung
Telp.: (022) 6632161 (Handi)
Fax.: (022) 6651938
Investasi Franchise: Rp.5 Juta.
Wednesday, December 9, 2009
Kerja Keras adalah Energi Kita: Dari Masa ke Masa
Kerja keras adalah sebuah kalimat yang sering kita dengar dan ucapkan dalam keseharian, entah itu di rumah, sekolah , ditempat kerja, ataupun ditempat nongkrong. Walau gampang diucapkan tapi susah untuk dilaksanakan kerja keras memang telah terbukti banyak mengantar suatu individu, kelompok ataupun bangsa untuk mencapai cita-citanya. Kerja keras telah menjadi salah satu bagian bahan bakar atau energi untuk mewujudkan cita-cita menjadi sebuah karya.
Kerja keras adalah energy kita, motto yang kini digunakan pertamina, adalah ungkapan dari perwujudan Pertamina dalam melakukan bebenah diri untuk dapat bersaing dalam bisnis minyak dan gas bumi di dunia.
Kerja Keras adalah Energi Kita, kilas balik
Pada tahun 1971 Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan nasional yang diberi wewenang mengelola usaha migas nasional.
Dimana hak pengelolaan tersebut meliputi regulator dan pelaksanan industri hulu yang mencakup pengilangan, produksi, dan juga sebagai pengatur dan pemain industri hilir, meliputi pengelolaan, penyaluran, distribusi dan ritel kebutuhan bahan bakar minyak masyarakat.
Pada tahun 2003 PT Pertamina berubah status hukumnya menjadi persero dengan 100 persen sahamnya dimliki negara.Dalam bentuk persero Pertamina diharapkan menjadi fleksibel, dan pemisahan antara hulu dan hilir juga dilakukan.
Kerja Keras adalah Energi Kita, Kendala Saat Ini
Piutang PT Pertamina saat ini mencapai Rp.30,55 triliun. Ada lima lembaga atau badan usaha yang memiliki utang cukup besar terhadap pertamina, yaitu: PT PLN (Persero),TNI, Trans Pasific,TPPI, Garuda Indonesia, dan Merpati Nusantara.
Kondisi keuangan yang kurang baik akibat beban-beban itu menghambat investasi dan transformasi di Pertamina.
Dan juga menurut Ketua Tim Penelitian Pertamina,Mudradjad, Pertamina masih terjadi inefisiensi kerja dalam eksplorasi, exploitasi, dan hambatan investasi.
Menurut pengamat perminyakan Kurtubi, kinerja Pertamina perlu ditingkatkan. Sejauh ini aset perusahaan masih tertinggal dibanding BUMN sejenis di negara tetangga seperti Petronas di Malaysia.
Liberalisasi industri migas membuat Pertamina harus kerja keras bersaing. Di hilir migas, pompa bensin asing bermunculan. Sementara, Pertamina masih dibebani misi pembangunan sebagai pelaksana tugas pelayanan publik atau PSO, yaitu menyediakan dan menyalurkan BBM bersubsidi.




